Adupoker88 | Pemilik Casino Yang Sukses Dan Terkaya Di Malaysia

1. Robert Kuok
Memiliki kekayaan sebesar USD11,5 miliar, yang berasal dari CPO, properti dan usaha kargo. Kekayaan bersih Robert Kuok turun USD1 miliar sejak setahun lalu. Pengunduran diri tiba-tiba putra tertuanya, Kuok Khoon Chen, dari Kerry Properties memicu spekulasi adanya perebutan kekuasaan di keluarganya untuk mengontrol kerajaan yang membentang di wilayah Asia.

Isu ini menerpa di tengah pendapatan logistik Kerry yang anjlok. Akibatnya, saham Kerry anjlok 34 persen tahun lalu. Keponakannya, Kuok Khoon Hong, memiliki raksasa minyak sawit Wilmar International, yang berbasis di Singapura.

2. Ananda Krishnan
Memiliki kekayaan sebesar USD11,3 miliar, yang berasal dari perusahaan telekomunikasi. Meskipun mengalami kerugian setahun yang lalu, Ananda Krishnan tetap menjadi orang terkaya kedua di negara itu.

Pada Desember lalu, dia menjual sedikit saham telekomunikasi Maxis ke BGSM Equity, sebuah perusahaan holding miliknya. Namun, ini malah memicu rumor dia akan menjual perusahaan tersebut.  Untuk mengurangi biaya bunga pinjaman, dia mempertimbangkan penerbitan obligasi syariah USD1,9 miliar.

Tahun lalu dia menempatkan hampir USD1 miliar ke Aircel Telekomuncation di India. Akibatnya, penyelidik federal tengah mengecek lisensi bagaimana kepemilikannya bisa berubah, dan bagaimana hal ini dapat terus berlanjut.

3. Lim Kok Thay dan keluarganya
Memiliki kekayaan sebesar USD6,5 miliar, yang berasal dari bisnis kasino. Guna mempermudah rencananya untuk lebih mendunia, Genting Group milik Lim Kok Thay mengucurkan USD4 miliar pada proyek yang masih belum rampung, untuk membuka kasino di Las Vegas tahun depan.

Meskipun sudah membangun sebuah beach resort di area seluas 750 hektar di Bahama, bulan lalu dia mengumumkan rencana untuk membangun sebuah resot kasino di Pulau Jeju di Korea Selatan dengan menggandeng mitra dari China. Saat ini, dia memiliki kasino di Malaysia, Singapura, Manila, New York dan London, dan melirik Jepang serta Macau.

4. Quek Leng Chan
Memiliki kekayaan sebesar USD6,4 miliar, yang berasal dari perbankan dan real estate. Hong Leong Financial Group, investor properti Guoco Group dan Lam Soon, merupakan pembuat produk makanan dan pembersih rumah tangga.

Oktober lalu, divisi Hotel Guoco mengumumkan rencana untuk membangun portofolio dari 30 hotel high-end di bawah merek mewah baru, Clermont. Sepupunya Kwek Leng Beng, menjadi konglomerat Hong Leong Group di Singapura.

5. Teh Hong Piow
Memiliki kekayaan sebesar USD5,6 miliar, yang berasal dari perbankan. Teh Hong Piow membangun sebuah Bank Umum dari awal pada 1966 dan akan go publik tahun depan. Saat ini, dia masih menjalankannya, dan mempertahankan rekor laba hampir 20 persen per tahun bagi pemegang saham.Dia juga membiayai penelitian di bidang perbankan dan keuangan di universitas lokal Tunku Abdul Rahman.

6. Lee Shin Cheng
Memiliki kekayaan sebesar USD4,3 miliar, yang berasal dari CPO, dan real estate. Lee Shin Cheng memisahkan diri bisnis properti pada Januari lalu. Anak bungsu, Yeow Seng, menjadi CEO di IOI Properties Group. sementara anak yang lebih tua, Yeow Chor, menjadi pegelola IOI Corp produsen kepala sawit raksasa.

7. Syed Mokhtar AlBukhary
Memiliki kekayaan sebesar USD3,1 miliar, yang berasal dari berbagai macam investasi. Syed Mokhtar Albukhary menjalankan sebuah kerajaan, yang dipimpin oleh MMC Corp dan DRBHicom, yang meliputi pembangkit listrik, pelabuhan, perkebunan, pabrik mobil, kereta api, beras, gula dan perlengkapan pertahanan.

Dia baru saja mendapatkan kontrak untuk menyiapkan infrastruktur untuk TV digital. Restrukturisasi kerajaannya untuk membuka nilai dalam portofolionya, membuat kekayaannya tumbuh sebesar USD350 juta.

8. Yeoh Tiong Lay
memiliki kekayaan USD2,7 miliar, yang berasal dari konstruksi, real estate, dan pembangkit listrik. Perusahaannya, YTL Corp menjadi perusahaan konstruksi sejak 1955, dan sekarang dijalankan oleh putra tertuanya, Francis.

Sementara YTL Hotels & Properties, yang baru saja membeli sebuah spa di kota bersejarah di Inggris, Bath, dan akan membuka hotel pertamanya di Inggris tahun ini, juga di Bath. Dia mendanai dan USD11 juta ke King College, London, lewat Yeoh Tiong Lay, untuk bagian politik, filsafat dan hukum.

9. Tiong Hiew King
Memiliki kekayaan USD1,8 miliar, yang berasal dari media, dan perusahaan kayu. Bisnis Tiong Hiew King berkisar dari media dan kayu untuk minyak dan gas, dan termasuk lima perusahaan yang listed di Malaysia, Hong Kong dan Singapura.

Mempunyai media Rupert Murdoch yang berbahasa China, dia menerbitkan tujuh surat kabar dan 35 majalah, dan tengah memperluas pasar e-book ke Hong Kong. Dia mengumumkan rencana untuk spin off bisnis perjalanan di Hong Kong. Operasi pembalakan kayunya dimulai dari dari Papua Nugini ke Selandia Baru dan di negara asalnya Sarawak.

10. Vincent Tan
Memiliki kekayaan USD1,6 miliar, yang berasal dari macam-mcam investasi. Konglomerat ini menghasilkan USD8 miliar pada pendapatan tahunan dan menjalankan keseluruhan properti untuk lotere untuk makanan dan minuman yakni waralaba 7-Eleven di Malaysia dan perusahaan online-pembayaran MOL Global pada Nasdaq.

AduPoker88