Sabung Ayam Jago Adujudi | Beberapa Ratus Ayam Filipina Segel Diamankan Polisi

Sabung Ayam Jago Adujudi | Beberapa Ratus Ayam Filipina Segel Diamankan Polisi

Beberapa Ratus Ayam Filipina Segel Diamankan Polisi

SABUNG AYAM JAGO, ADUJUDI Beberapa Ratus ekor ayam jago atau lebih terkenal dgn sebutan ayam Filipin Segel diamankan deretan Kepolisian Pelabuhan Samudera Bitung. Ayam-ayam itu hendak diangkut kedalam Kilo MeterLambelu.

Kapolsek AKP Jolly Runtu menuturkan beberapa ratus ayam tersebut akan dipindah ke Nabire bersama memanfaatkan kapal Pelni & diduga dapat dipasarkan utk dijadikan ayam adu atau sabung ayam.

“Jumlahnya 107 ekor dikemas dalam 14 dus rokok agung & 6 dos kusus, diangkut oleh dua mobil pick up dari Sawangan Minut & dari Tatelu,” papar Runtu di kantornya.

Di jelaskannya, buat pelanggaran yg akan disangkakan terhadap kasus ini merupakan cocok Peraturan Pemerintah No. 82 thn 2000 berkaitan Karantina Hewan. Di peraturan terdaftar, satwa hewan seperti ayam mesti di lengkapi surat-surat. “Di antaranya sertifikat kesehatan yg dikeluarkan dokter hewan dari daerah asal. Selanjutnya surat keterangan hewan yg bersangkutan,” kata beliau sembarimeneruskan buat pelanggaran yang lain sementara diselidiki.

“Indikasi ayam-ayam tersebut dapat dipasarkan di Nabire bersama harga bervariatif antara Rupiah 2 juta hingga Rupiah 3 juta,” tambah.
Tuturnya, benar-benar harusnya dua berkas itu dipindah dulu dimasukan ke Karangtina, maka kami yang merupakan penjaga keamanan & ketertiban didalam pelabuhan mesti jalankan pengecekan segala macam wujud beberapa-barang yg masuk kedalam pelabuhan. “Kalau pemiliknya dapat menunjukan suratnya kami dapat lepaskan, selayaknya urus dahulu surat-surat yg masihlah kurang baru datang ke karangtina utk proses karangtina,” tuturnya.

Untuk penanganan lanjut bila ayam itu tak ada pemiliknya apakah bakal dimusnakan atau tidak ingin dikoordinasi bersama pihak-pihak terkait, sebab jika ayam-ayam ini dapat dipasarkan nilainya mencapai beberapa ratus juta. “Jika kita ambil patokan Rupiah 2 juta per ekor berarti ada Rupiah 214 juta yg dapat dipunyai oleh pemilknya,” tandasnya.

Terpisah Kepala Balai Karantina Wilayah Pelabuhan Bitung Sugiman menilai apa yg dilakukan oleh Polsek Pelabuhan Samudera Bitung telah membawa alih kewenangan yg semestinya jadi tanggung jawab Balai Karantina. “Ayam-ayam tersebut telah di lengkapi bersama dokumen karantina bahkan telah dikirim contoh sensor & melawati uji flu burung di laboratorium PCR Maros Sulawesi Selatan,”ujar Sugiman.

Kekecewaannya makin jadi sebab atas keadaan itu pihaknya tetap meraih tekanan dari pebisnis ayam yg menilai kenapa berkas surat-surat & dokumen telah kumplit namun tetap saja dipersulit oleh polsek Pelabuhan Samudera. “Kami telah membolehkan ayam itu dipindah ke Nabire & amat sangat sayangnya Polsek pelabuhan Samudera menahan & menyampaikan ayam itu Filipin Segel padahal ayam lokal,” kata ia.

Lebih lanjut dirinya memaparkan pemilik barang protes sebab keadaan itu menghambat dikarenakan telah resmi buat dikirim ke daerah maksud mengapa masihlah dipersulit lagi, walaupun suratnya kumplit tapi tetap ditahan bersama argumen macam-macam. “Dua dokumen yg dinilai belum komplit oleh polsek pelabuhan telah kumplit tiada kekurangan, kami merasa kewenangan kita dilanggarmaka ke depan kami angan-angan saling mendalami tupoksi,” tandasnya.

Search terms:

AduPoker88